berperang dengan hati
berperang dengan otak
berperang dengan tubuh
saat otak hati tubuh memiliki kehendak
bibir hanya dapat terdiam
mata hanya dapat menangis
hidung hanya dapat menghirup
bagai nyala api di matahari
bagai bunyi sepi diruang sunyi
indah namun diam
suci namun dalam
cinta tak tersampaikan
hati tak tergoyahkan
otak tak henti memikirkan
tubuh tak lelah menjadi beban
waktu...
masalah yang tak bisa terulang kembali
tak siap juga tak cakap
terlalu cepat terlalu sigap
akankah derita ini terus terulang dimasa depan?
adakah cara cepat meneyelesaikan?
hanya otak hati dan tubuh yang tau jawabnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar